3 Cara Cepat Belajar Membaca guna Anak Berusia 7 Tahun

 

 

Anak-anak di bawah tujuh tahun yang dipaksa belajar membaca dapat mengakibatkan kemalasan belajar di lantas hari. So, kawan Uprint.id tidak boleh terlalu cemas ya bila anak-anak kita yang di bawah tujuh tahun belum dapat membaca. Jika anak diajarkan menyimak di umur yang tepat, anak bakal lebih gampang menangkap sebab memang otaknya sudah siap. Meski begitu kita dapat lo mempersiapkan anak-anak guna belajar menyimak dengan konsep yang fun semenjak dini, bahkan bayi sekalipun. Begini nih Cara Belajar Membaca :

1. Ibu atau Calon Ibu Harus Rajin Membaca

Sejak di dalam kandungan sebetulnya anak anda pun sudah mulai dapat dipersiapkan belajar menyimak lo. Caranya yakni dengan mengajaknya menyimak buku. Janin di dalam perut sudah dapat mendengar suara kita. Jika semenjak di dalam kandungan anda sudah membudayakan anak menyimak buku, ia sudah mengenal kitab dengan baik. Begitu si bayi lahir, mulai kenalkan pelbagai buku kepadanya. Dari kitab dengan gambar yang besar dan ragam warna hingga kitab penuh tulisan. Anak yang telah dikenalkan kitab sejak dini ingin akan lebih cepat dapat membaca dikomparasikan yang tidak dilazimi membaca buku.

2. Flash Card

Metode belajar menyimak lainnya yang dapat diterapkan yakni dengan teknik flash card. Cara ini diperkenalkan oleh Glenn Doman. Bahkan tidak perlu menantikan anak berusia tujuh tahun, anak bayi pun dapat mulai diperkenalkan dengan flash card. Mulai dengan flash card bergambar, flash card huruf, flash card kata sampai kalimat. Anda dapat membeli flash card yang tidak sedikit dijual di toko kitab dan perangkat tulis. Atau andai Anda lumayan kreatif, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah.

3. Aplikasi Seluler

Di samping rajin membacakan kitab kepada anak dan memakai metode flash card, anda juga dapat mengajak anak belajar menyimak dengan software seluler. Kemajuan teknologi kini ini begitu memudahkan. Ada banyak software seluler yang dapat kita pakai guna mengajarkan anak pada huruf dan ucapan-ucapan sederhana. Tentu saja tidak boleh biarkan anak terlampau lama terkena layar. 10 sampai 15 menit sehari telah cukup tidak sedikit untuk anak-anak.

Nah, salah satu ketiga teknik belajar menyimak tersebut, mana yang paling sesuai untuk anak Anda? Apapun caranya, yang terpenting ingatlah bahwa kelaziman dan menyukai proses menyimak jauh lebih penting dikomparasikan sekedar mengajari anak keterampilan membaca. Anak yang menyukai membaca kitab akan berjuang untuk belajar mengenali kata demi kata. Namun anak yang melulu diajarkan keterampilan membaca, belum pasti akan suka menyimak buku. Selamat belajar bareng buah hati Anda!

 

 

Leave a Comment